Minggu, 19 April 2015

Penggolongan dan Unsur Biaya

Penggolongan dan Unsur Biaya – Biaya adalah sebuah elemen yang tentu berkaitan erat dengan sebuah usaha. Dalam Akuntansi, Biaya dapat diartikan pengorbanan sumber ekonomi, yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu. Penggolongan biaya sendiri merupakan proses pengelompokan secara sistematis atas keseluruhan elemen yang ada ke dalam golongan-golongan tertentu menjadi lebih ringkas untuk dapat memberikan informasi yang lebih punya arti atau lebih penting.

Unsur pokok dari definisi Biaya : 
Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi 
Diukur dalam satuan uang 
Yang telah terjadi atau yang secara potensial akan terjadi 
Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu 

Di dalam akuntansi biaya, biaya digolongkan dengan berbagai macam cara. Umumnya penggolongan biaya ini ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dengan penggolongan tersebut, atau dalam akuntansi biaya lebih dikenal dengan konsep “different costs for different purposes”.

Jumat, 17 April 2015

Jenis Akuntansi Leasing

Jenis Akuntansi Leasing – Leasing (sewa guna usaha) adalah setiap kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai dengan hak pilih (optie) bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yang telah disepakati bersama.  

Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara Finance lease maupun Operating lease untuk digunakan oleh Penyewa Guna Usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.

Finance lease adalah kegiatan Sewa Guna Usaha, di mana Penyewa Guna Usaha pada akhir masa kontrak mempunyai hak opsi untuk membeli obyek sewa guna usaha berdasarkan nilai sisa yang disepakati bersama.

Operating lease adalah kegiatan Sewa Guna Usaha di mana Penyewa Guna Usaha tidak mempunyai hak opsi untuk membeli obyek sewa guna usaha

Penyewa Guna Usaha (Lesse) adalah perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiayaan dari pihak Perusahaan Sewa Guna Usaha (lessor).

Finance Lease (Sewa Guna Usaha Pembiayaan): sewa guna usaha (lessor) adalah pihak yang membiayai penyediaan barang modal. Penyewa guna usaha (lessee) biasanya memilih barang modal yang dibutuhkan dan, atas nama perusahaan sewa guna usaha, sebagai pemilik barang modal tersebut, melakukan pemesanan, pemeriksaan serta pemeliharaan barang modal yang menjadi obyek transaksi sewa guna usaha. Selama masa sewa guna usaha, penyewa guna usaha melakukan pembayaran sewa guna usaha secara berkala di mana Jumlah seluruhnya ditambah dengan pembayaran nilai sisa (residual value), kalau ada, akan mencakup pengembalian harga perolehan barang modal yang dibiayai serta bunganya, yang merupakan pendapatan perusahaan sewa guna usaha.

Operating lease {Sewa-Menyewa Biasa): perusahaan sewa guna usaha membeli barang modal dan selanjutnya disewagunausahakan kepada penyewa guna usaha. Berbeda dengan finance lease, Jumlah seluruh pembayaran sewa guna usaha berkala dalam operating lease tidak mencakup Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang modal tersebut berikut dengan bunganya.

Sales-Type Lease (Sewa Guna Usaha Penjualan): Sewa guna usaha jenis ini merupakan transaksi pembiayaan sewa guna usaha secara langsung (direct finance lease) di mana dalam Jumlah transaksi termasuk laba yang diperhitungkan oleh pabrikan atau penyalur yang juga merupakan perusahaan sewa guna usaha. Sewa guna usaha jenis ini seringkali merupakan suatu jalur pemasaran bagi produk perusahaan tertentu.

Leveraged Lease: Transaksi sewa guna usaha jenis ini melibatkan setidaknya tiga pihak, yakni penyewa guna usaha, perusahaan sewa guna usaha dan kreditor jangka panjang yang membiayai bagian terbesar dari transaksi sewa guna usaha.


Sewa Guna Usaha Langsung (Direct Lease) Dalam transaksi jenis ini penyewa guna usaha belum pernah memiliki barang modal yang menjadi obyek sewa guna usaha sehingga atas permintaannya perusahaan sewa guna usaha membeli barang modal tersebut. Tujuan utama penyewa guna usaha adalah mendapatkan pembiayaan melalui sewa guna usaha untuk memperoleh barang modal yang dapat digunakan dalam proses produksi.

Penjualan dan Penyewaan Kembali (Sale and Leaseback) Dalam transaksi ini, penyewa guna usaha terlebih dahulu menjual barang modal yang sudah dimilikinya kepada perusahaan sewa guna usaha dan atas barang modal yang sama ini kemudian dilakukan kontrak sewa guna usaha antara penyewa guna usaha (pemilik semula) dengan perusahaan sewa guna usaha.

Sewa Guna Usaha Sindikasi (Syndicated Lease). Dalam sewa guna usaha sindikasi beberapa perusahaan sewa guna usaha secara bersama melakukan transaksi sewa guna usaha dengan satu penyewa guna usaha. Sewa guna usaha ini dilakukan karena nilai transaksi yang terlampau besar atau karena faktor-faktor lain. Salah satu perusahaan sewa guna usaha akan ditunjuk sebagai koordinator sehingga penyewa guna usaha bisa berkomunikasi dengan perusahaan ini untuk melaksanakan segala sesuatu yang menyangkut transaksi sewa guna usaha. Pelaksanaan transaksi ini dapat dilakukan baik melalui sewa guna usaha langsung maupun penjualan dan penyewaan kembali.

Rabu, 15 April 2015

Neraca Lajur di Akuntansi

Neraca Lajur di Akuntansi – Neraca Lajur memang merupakan salah satu komponen penting dalam Akuntansi. Fungsinya untuk memudahkan ketika sedang membuat data dalam satu lembar kerja. Jadi denga mudah, tidak memerlukan banyak kertas yang nantinya malah membuat meja jadi berantakan.  

Ciri dari neraca lajur adalah memiliki banyak kolom seperti kolom nomor akun, nama akun, neraca saldo. Neraca saldo terdiri dari debit dan kredit, yang isinya dari neraca saldo periode sebelumnya yang kita salin ke kolom di neraca lajur.

Penyesuaian tersebut berisi debit dan kredit, yang isinya diambil dari jurnal penyesuaian yang kita cocokkan. Sementara neraca saldo disesuaikan terdiri dari debit dan kredit, yang isinya diambil dari pengurangan atau penambahan saldo akun dari penyesuaian.

Laba / rugi juga terdiri dari debit dan kredit, berisi akun-akun nominal yang terdapat pada neraca saldo disesuaikan. Neraca yang terdiri dari debit dan kredit, isinya diambil juga dari neraca saldo disesuaikan yang terdapat akun-akun riil.

Selasa, 14 April 2015

Macam Biaya atas Dasar Fungsi Produksi

Macam Biaya atas Dasar Fungsi Produksi – Dalam perusahaan manufaktur biaya dapat dikelompokan menjadi banyak jenis, saat ini Catatan-Ilmu-Akuntansi akan memberikan informasi mengenai macam-macam biaya atas dasar fungsi pokok di dalam perusahaan. Fungsi produksi sendiri adalah fungsi yang berhubungan dengan kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk selesai yang siap untuk dijual.  


Bahan baku adalah bahan yang akan diolah menjadi bagian produk selesai dan pemakaiannya dapat diidentifikasikan atau diikuti jejaknya atau merupakan bagian integral pada produk tertentu. Biaya bahan baku adalah harga perolehan dari bahan baku yang dipakai di dalam pengolahan produk.

Biaya tenaga kerja langsung adalah biaya upah yang diberikan kepada karyawan pabrik karena telah membantu memajukan perusahaan dengan kemampuannya.

Biaya overhead pabrik adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung, contohnya :
Biaya bahan penolong
Biaya tenaga kerja tidak langsung
Biaya penyusutan dan amortisasi aktiva tetap pabrik
Biaya reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik
Biaya listrik dan air pabrik
Biaya asuransi pabrik
Biaya overhead lain-lain

Jenis dan Fungsi Laporan Keungan

Jenis dan Fungsi Laporan Keungan – Membahas mengenai akuntansi, hal dasar yang pasti akan selalu berpusat adalah mengenai Laporan Keungan. Laporan keuangan pada akuntansi biasanya selalu terdiri dari 3 jenis yaitu Laporan Laba-Rugi, laporan Perubahan Modal dan Neraca. Meski sebenarnya sekarang ini sudah diperluas dengan banyak jenis laporan keuangan seperti Arus Kas tapi 3 jenis laporan tadi sudah dapat menggambarkan keuangan suatu perusahaan dengan cukup baik.

Laporan Laba Rugi akan memberikan informasi laba atau rugi perusahaan, Laporan perubahan modal dapat memberikan informasi pergerakan modal yang terdapat dalam perusahaan serta neraca adalah laporan untuk mengetahui akun tetap baik berkurang atau bertambah seperti kas, perlengkapan, peralatan, gedung, penyusutan.

Biasanya setiap perusahaan dagang akan terdapat juga laporan harga pokok produksi yang berfungsi untuk menentukan harga satuan barang yang akan di jual untuk konsumen. Jadi perusahaan dapat menentukan target laba yang diinginkan dengan berapa penjualan yang diharapkan, perusahaan juga tidak akan mengalami kerugian dengan harga jual tersebut, meski harus juga menetapkan harga dengan baik agar konsumen tidak merasa keberatan terhadap harga satuan produk. Laporan ini nantinya akan membuat manajer dan pimpinan perusahaan akan mempertimbangkan dari data tersebut sebagai pengambilan keputusan.




Senin, 13 April 2015

Macam dan Fungsi SPT

Macam dan Fungsi SPT – Surat Pemberitahuan Pajak atau mungkin sering kita dengar dengan SPT adalah surat pelaporan penghitungan dan pembayaran pajak, obyek pajak maupun bukan obyek pajak dan atau harta dan kewajiban menurut ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Bila diambil dengan penjelasan mudahnya SPT merupakan surat laporan penghitungan dan pembayaran pajak terutang. Pada kesempatan ini Catatan-Ilmu-Akuntansi akan memberikan macam serta fungsi SPT.  

SPT Masa, adalah surat pemberitahuan untuk masa pajak yang dhitung per bulan.
SPT Tahunan, adalah surat pemberitahuan untuk suatu tahun pajak.

Untuk Wajib Pajak. Sebagai sarana untuk melaporkan tanggung jawabnya dalam menghitung pajak atas pembayaran pajak yang dilakukan sendiri atau berdasarkan pemotongan atau pemungutan pihak lain.
Untuk Pengusaha. Sebagai sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawabkan penghitungan jumlah PPN dan PPnBM atau PPh yang sebenarnya terutang.

Kamis, 09 April 2015

Tujuan Pemeriksaan dan Ruang Lingkup Pajak

Tujuan Pemeriksaan dan Ruang Lingkup Pajak – Bagi Anda yang ingin mendalami pajak, pelajari dulu dasarnya agar Anda paham secara jelas dengan hal ini. Catatan-Ilmu –Akuntansi saat ini akan memberikan informasi mengenai Tujuan Pemeriksaan dan Ruang Lingkup Pajak.

Wajib Pajak dapat mengetahui tujuan pemeriksaan dari surat pemberitahuan yang wajib disampaikan oleh pemeriksa. Di surat pemberitahuan tertulis tujuan pemeriksaan atau dari SP2 (surat perintah pemeriksaan). Setiap pemeriksaan harus memperlihatkan SP2 kepada Wajib Pajak. Tujuan pemeriksaan dalam pajak terdiri dari dua, yaitu :
  •  Menguji kepatuhan maksudnya pemeriksaan yang nantinya berfungsi pada penetapan pajak terutang, dengan hasil SKPKB, SKPLB, SKPN atau STP. 
  • Tujuan lain adalah pemeriksaan yang fungsinya untuk rekomendasi atau pendapat pemeriksa. 
Ruang Lingkup Pajak 
  •  Ruang Lingkup pemeriksaan sering disebut Audit Scope. Ruang lingkup pemeriksaan pajak terkait dengan kewajiban SPT yang disampaikan Wajib Pajak. Ruang lingkup pemeriksaan juga terdiri dari dua, yaitu : 
  • Satu atau beberapa bulan (masa), yaitu ruang lingkup untuk menguji kewajiban pemungutan dan pemotongan. Termasuk kewajiban pemotongan dan pemungutan adalan PPN, PPnBM, PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, dan PPh Pasal 4 (2). 
Bagian tahun pajak atau tahun pajak, yaitu ruang lingkup untuk menguji kewajiban PPh Badan atau PPh OP. Bagian tahun pajak artinya tidak 12 bulan penuh. Bisa 1 sampai dengan 11 bulan. Saat terutang PPh Badan dan PPh OP adalah pada akhir tahun. Dan periode pajak yang dihitung tahunan. Sehingga ruang lingkup pemeriksaan juga satu tahun atau bagian tahun. Contoh bagian tahun pajak adalah bulan April sebuah perusahaan dibubarkan dan dilikuidasi bulan Agustus. Maka pemeriksaan tahun tersebut disebut bagian tahun pajak karena periode yang dihitung adalah Januari sampai dengan Agustus.
 
 
Copyright © 2013. Ilmu Akuntansi dan Ekonomi - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com